e-Learning: Latar Belakang [1]

Pengetahuan dan pembelajaran merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Pengetahuan yang didapat oleh seseorang takkan pernah ada bila tanpa melalui proses pembelajaran. Sedangkan hakekat daripada pembelajaran itu sendiri adalah untuk memperoleh pengetahuan, entah apakah pelaku pembelajar itu menyadari aspek akibat dari tindakannya tersebut ataupun tanpa disadari oleh pelaku pembelajar tersebut.

 

Dalam suatu organisasi, pelatihan dan pembelajaran merupakan suatu aktivitas yang sangat penting. Dalam suatu organisasi yang sehat, biasanya memberikan pelatihan sebagai salah satu fasilitas pembelajaran bagi para anggotanya, baik dalam bentuk seminar, lokakarya, maupun “training”. Hal ini tidak lain adalah sebagai upaya suatu organisasi untuk memberikan peremajaan pengetahuan serta keahlian bagi para stafnya. Tak jarang rangkaian kegiatan tersebut memakan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Hal ini, dikarenakan para staf yang diberikan rangkaian pelatihan tersebut, harus dikirim ke tempat yang jauh letaknya dari tempat dimana dia berkarir, meninggalkan keluarganya, dan menghabiskan biaya yang tidak sedikit untuk akomodasi, transportasi, uang saku maupun biaya untuk pelatihan itu sendiri.

 

 

 

Bayangkan bila pelatihan tersebut dapat digantikan dengan menggunakan bantuan teknologi informasi yang kini berkembang sedemikian pesatnya dan telah merambah berbagai aspek kehidupan manusia. Bayangkan pula berapa waktu dan biaya yang dapat dihemat bila proses pelatihan dan pembelajaran tersebut dapat dilakukan tanpa memandang siapa pelakunya, tanpa batasan tempat dan waktu. Dalam terminologi perkembangan teknologi informasi bentuk pelatihan dan pembelajaran demikian dikenal dengan istilah e-Learning.

 

 

 

e-Learning telah menjadi suatu strategi dan solusi bagi organisasi-organisasi sukses di dunia dalam rangka me-manage dan meng-update pengetahuan dan pembelajaran bagi para anggotanya, sehingga tidak kalah dalam persaingan yang semakin kompetitif di era globalisasi ini.

 

 

 

Atas dasar tersebut, maka saya mencoba membahas aspek penting dari e-Learning tersebut dari sudut tinjauan sebagai suatu strategi dan solusi manajemen pengetahuan dan pembelajaran berbasis teknologi informasi yang cukup menarik dibedah dan ditelaah sebagai suatu alternatif daripada pelatihan dan pembelajaran konvensional yang telah dikenal masyarakat umum secara luas (Simak tulisan-tulisan lanjutan berkenaan topik ini [Tulisan 1 dari 5]).


  1. 1 e-Learning: Peranan dalam Manajemen Pengetahuan [4] « Personal Blogs

    […] e-Learning: Latar Belakang [1] […]

  2. 2 Ancaman Pembelajaran Konvensional? « Personal Blogs

    […] tulisan-tulisan lanjutan yang berkenaan dengan topik ini) e-Learning: Latar Belakang [1] e-Learning: Peranan dalam Globalisasi [2] e-Learning: Paradigma Pembelajaran Berbasis IT [3] […]




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: