Ending Program of MT/MDP/BDP BCA
Akhirnya, selesai sudah proses pengemblengan selama 1 thn dlm program MT / MDP / BDP BCA. Sungguh melelahkan, akhirnya tahap akhir final exam berhasil saya lalui dgn nilai yang sangat impressif (menurut banyak orang), namun bagi saya, hal ini tidak akan mungkin terjadi apabila tanpa adanya kemurahan hati dari para penguji, khususnya atasan langsung saya yang menjadi ketua penguji dlm kelompok penguji tsb (ada 3 orang).
Dengan selesainya program MT BCA ini, berkat kemurahan hati dari pihak manajemen BCA, saya diberi kepercayaan untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar, yakni berhubungan dengan hal-hal manajemen risiko.
Tercatat sejak awal saya menginjakkan kaki di BCA, saya telah diberi kesempatan untuk mengecap beberapa divisi, yakni:
(1) UBKK – Unit Bisnis Kredit Konsumer
Ini adalah tempat awal saya berkarir, tempat yang sangat dinamis, menyenangkan, dan juga melelahkan. Menyenangkan karena anda bisa belajar banyak hal tentang hubungan antar-manusia (terutama dengan [calon] debitur), selain tentunya esensi perkreditan. Melelahkan karena jarak perjalanan rumah (saya) ke kantor (Wisma Pondok Indah) tergolong sangat jauh, ya.. hitung-hitung tua di jalan.
(2) GARK – Grup Analisa Risiko Kredit
Wow, ini tempat kumpulnya orang-orang “tidak biasa”, maksud saya, anda harus siap untuk menghadapi permasalahan kompleks seputar perkreditan, anda harus benar-benar detail, bila logika dan pengetahuan keuangan tidak “bermain”, anda tidak akan berhasil di tempat ini. Menurut saya, GARK adalah tempat terbaik untuk pembentukan karakter seseorang menjadi analis sejati. Dipastikan, jebolan divisi ini, adalah orang-orang yang sangat kritis. Beruntung saya, sebagai orang pandir, bisa “diizinkan” untuk menimba ilmu (sambil digaji) di tempat ini.
(3) SKMR – Satuan Kerja Manajemen Risiko
Banyak orang yang mengatakan tingkat kesulitan pekerjaan di GARK melebihi SKMR. Namun, menurut saya, ini adalah penilaian yang absurd dan tidak objektif, ya boleh dikatakan relative. Saya katakan demikian, karena bila pekerjaan anda di SKMR hanya menarik data dan membuat laporan, tanpa memiliki kemampuan “menganalisa” data-data tersebut, ya tentu saja ini pekerjaan yang tidak rumit. Namun, bila anda telaah lebih dalam, hal dimana anda perlu menafsirkan secara mendalam data-data dalam bentuk angka, yang (menurut saya) sangat kompleks, wow.. saya katakan, tingkat kesulitan di divisi ini jauh melebihi kompleksitas analisa di GARK (yang menurut saya tipikal polanya rutinitas, yang membuat si pengerjanya akan semakin familiar dan mahir mengerjakan hal yang sama secara berulang, meski pada awalnya sulit)
Sebagaimana perjanjian awal antara kandidat-kandidat MT BCA dengan pihak rekrutmen BCA, yakni bersedia ditempatkan di mana saja (se-Indonesia), maka tepat hari ini, diumumkan penempatan kerja tetap untuk lulusan MT BCA yang pada angkatan saya berjumlah 15 orang. Ada yang ditempatkan di luar pulau Jawa, ada pula yang di Jawa (termasuk saya ada 6 orang yang di Jakarta), sisanya tersebar ke Surabaya, Prambumulih, Pekanbaru, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, serta Palu.
Well, dari 15 orang tersebut, hanya 1 orang yang masuk SKMR (saya sendiri), sisanya adalah AO (Account Officer) yang tersebar di kantor-kantor cabang utama BCA. Diantara ke-15 orang tsb, saya termasuk cukup beruntung, karena meski kemampuan pas-pasan, para penguji maupun manajemen BCA, masih mau berbelas kasihan pada saya, sehingga saya diluluskan dalam program ini. Hehehe…
Ya… cukup sekian cuap-cuapnya, good luck buat 14 AO lainnya yang siap menjadi Ujung Tombak BCA, kalian harus giat dan bekerja extra untuk memperluas portofolio kredit BCA, dan pekerjaan saya adalah mereview portofolio tersebut dan me-manage risiko yang timbul akibat kegiatan ekspansi kredit tsb.

Tinggalkan sebuah Komentar